SUKABUMI – Akhir pekan kemarin jadi salah satu momen yang bakal sulit dilupakan. Aku dan tim dari Sukabumi Pecinta Alam (SUPA) bersama support gear dari Cuba Gear memutuskan untuk melakukan perjalan salah satu gunung favorit di Jawa Barat — Gunung Gede.
Kami memulai pendakian dari basecamp Gunung Putri sekitar jam 6 pagi. Udara pagi menyambut kami dengan semangat, dan langkah demi langkah kami tempuh dengan penuh energi.
Perjalanan menuju Alun-Alun Suryakencana cukup panjang, tapi penuh cerita dan tawa. Tim terakhir tiba di sana sekitar pukul 3 sore — pas banget dengan momen paling magis hari itu: golden sunset yang menyinari padang luas Suryakencana. Langit seperti melukis dirinya sendiri dengan warna keemasan yang menenangkan jiwa.
Malamnya, suasana berubah jadi lebih magis lagi. Langit benar-benar cerah bertabur bintang, seperti sedang menyajikan pertunjukan khusus untuk kami yang lelah. Tapi malam itu juga terasa lebih dingin dari biasanya — suhu mungkin turun sampai 5 hingga 7 derajat. Kami berlindung dalam tenda, berkumpul, dan menikmati hangatnya kebersamaan.
Keesokan paginya, kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak Gede. Trekking ke atas ditemani semangat pagi dan — yang paling bikin terkesan — view lautan awan yang menyelimuti kaki langit. Rasanya seperti berdiri di atas dunia, menghirup udara segar sambil memandang kebesaran alam semesta.
Setelah puas menikmati puncak, kami makan bersama sebelum bersiap untuk perjalanan turun kembali ke basecamp. Meski lelah, hati ini penuh — dengan syukur, kekaguman, dan rasa ingin kembali lagi.
Gunung Gede akhir pekan kemarin bukan cuma soal pendakian. Tapi soal kebersamaan, tentang mengagumi semesta, dan mengingat bahwa alam selalu punya cara untuk membuat kita pulang dalam keadaan lebih baik.
Thanks to:
Sukabumi Pecinta Alam (SUPA)
Cuba gear : Outdoor Partner
Basecamp Chepi Yana